Kebiasaan buruk ini memicu Diabetes!

Kebiasaan dan gaya hidup memang menjadi pilihan dan keinginan masing – masing orang. Namun, taukah anda jika diabetes si silent killer ini akan selalu mengintai kalau kebiasaan yang anda lakukan juga membuka celah bagi diabetes untuk menetap di tubuh anda. Apa saja kebiasaan buruk itu?

Begadang

Jika bekerja sampai tengah malam atau mulai belajar di tengah malam sampai pagi karena mencari ketenangan, sebaiknya kebiasaan ini harus anda ubah mulai sekarang. Orang –orang yang yang bekerja larut malam atau sampai pagi dan menggunakan waktu tidurnya di pagi hari sangat sedikit akan mengganggu proses metabolisme tubuh termasuk pemecahan glukosa dalam tubuh sehingga akan meningkatkan kadar gula dalam darah lebih cepat.  Tidur larut malam ditambah selalu terpapar cahaya televise dan handphone dihubungkan dengan kondisi penurunan sensitivitas insulin dan regulasi gula darah yang memburuk.

Anda jarang terpapar sinar matahari

Tidak pernah terpapar sinar matahari dapat beresiko memicu diabetes. Kenapa bisa? Menurut penelitian di Spanyol, orang dengan defisiensi vitamin D atau kekurangan vitamin D berhubungan dengan meningkatnya resiko diabetes tipe 2 dan pre – diabetes tanpa memperhatikan beratnya. Peneliti mengungkapkan bahwa vitamin D berperan meningkatkan fungsi pancreas dalam memproduksi insulin dengan mengoptimalkan regulasi gula dalam darah.

Melewatkan sarapan pagi

Sarapan pagi menjadi aktivitas makan yang sangat penting dan tidak boleh ditunda. Menunda sarapan berarti membiarkan diabetes untuk menyerang tubuh anda. Hal ini dikarenakan saat tubuh anda tidak ada asupan makanan dan energi, kerja insulin akan meningkat, Sementara itu studi lain menunjukkan bahwa menyantap hidangan sarapan yang tinggi kalori, sekitar 700 kalori dapat membantu menunrunkan tekanan gula darah yang tinggi sepanjang hari. Dibandingkan dengan menyantap sarapan rendah kalori. Oleh karena itu, jangan malas sarapan di pag hari ya!

Merokok

Saat kita mengisap asap rokok, maka kita juga memasukkan berbagai zat kimia berbahaya ke dalam tubuh yang bisa mendatangkan masalah kesehatan. Sebagai contoh, kita memasukkan tar dan nikotin, kandungan beracun yang ternyata bisa mempengaruhi fungsi insulin dengan signifikan di dalam  tubuh. Yang menjadi masalah adalah, selain nikotin, terdapat 4.500 racun lainnya yang akan masuk ke dalam tubuh setiap kali kita mengisap rokok dan semuanya bisa merusak insulin dengan cepat. Jika sampai fungsi insulin rusak atau bahkan organ yang memproduksi insulin, yakni pankreas mengalami kerusakan akibat terpapar asap rokok, maka kadar gula di dalam darah akan melonjak dalam waktu yang lama.

Padahal, kadar gula yang tinggi di dalam darah akan merusak berbagai organ dan sistem di dalam tubuh sehingga akhirnya memicu datangnya diabetes. Selain perokok aktif, mereka yang menjadi perokok pasif akibat sering terpapar oleh asap rokok dari anggota keluarga atau teman ternyata juga akan mengalami peningkatan risiko terkena diabetes. Hal ini berarti, selain berbahaya bagi diri sendiri, merokok memang bisa membahayakan orang-orang terdekat.

Malas beraktifitas fisik

Hari libur atau waktu senggang memang menjadi waktu berharga untuk bermalas – malasan di rumah, di depan tv atau laptop menonton film atau drama korea. Duduk di depan layar kerja, memandangi berjam – jam tanpa istirahat menjadi kebiasaan dan terbiasa sehingga lupa bahwa masih ada kegiatan lain yang jauh lebih penting, yaitu bergerak dan melakukan aktifitas fisik. Aktivitas fisik menurunkan gula darah. Karena olahraga membutuhkan kalori lebih banyak secara alami, gula darah juga akan menurun. Menurut penelitian, setiap menit Anda melakukan aktivitas olahraga sedang sampai moderat menurunkan gula darah Anda satu poin.

Jadi, bila gula darah Anda misalnya 200 mg/dl, kemudian Anda olahraga 45 menit, maka gula darah anda akan turun jadi 155 mg/dl. Dengan kata lain, 30-45 menit olahraga yang anda lakoni setiap hari seperti jalan, jogging, bersepeda, akan menurunkan kadar gula darah rata-rata 30-45 poin. Dan, jika Anda mengalami prediabetes, biasanya ini adalah stadium menunggu waktu menjelang diabetes, Anda jogging saja 30-45 menit, risiko Anda untuk menderita diabetes akan jauh berkurang. Bahkan dibandingkan dengan obat-obatan, olahraga dan makanan yang sehat mempunyai pengaruh lebih baik mencegah diabetes.

Referensi

https://www.msn.com

https://lifestyle.kompas.com

Sumber Gambar:

https://greatperformersacademy.com/habits/8-easy-but-powerful-ways-to-break-bad-habits

Author: Made Satya Nugraha Gautama

Content writer & Design Illustrator @Carenusa.com Saat ini sedang menjalani studi keperawatan di Universitas Gadjah.